Keriput

Artikel ini sudah dibaca 13397 kali!

Kronologis Penuaan dan Keriput1

Penuaan kulit merupakan fenomena kompleks yang merefleksikan proses intrinsik natural dan ekstrinsik. Penuaan intrinsik merupakan fungsi hereditas individual dan hasil dari berjalannya waktu. Proses ini tidak bias dihindari.

Faktor eksogen seperti merokok, nutrisi buruk, dan eksposur sinar matahari merupakan penuaan ekstrinsik. Proses ini mestinya dapat dihindari dan biasanya berkaitan erat dengan penuaan dini. Faktanya, 80% penuaan kulit dipercaya disebabkan oleh eksposur sinar matahari. Eksposure radiasi UV, yang berdampak rusaknya DNA dan mempercepat pemendekan telomere, bisa dikatakan mempengaruhi penuaan intrinsik. Selain itu, UV juga menyebabkan kerusakan kulit melalui beberapa mekanisme seperti pembentukan sel ‘sunburn’, timin dimer, produksi kolagenase dan memicu respon inflamasi.

Manifestasi penuaan kulit adalah perkembangan rhytides. Kerutan disebabkan oleh perubahan dermis. Walaupun seseorang menghabiskan banyak produk anti-aging, hanya sedikit produk yang bisa penetrasi cukup jauh sampai ke dermis untuk mempengaruhi kerutan yang dalam. Fokus dermatologis antiaging skin care adalah mencegah atau mengurangi terbentuknya rhytides. Akhirnya, tujuannya adalah untuk mencegah degradasi kolagen, elastin dan HA (pada penuaan, ketiga komponen ini berkurang). Karena inflamasi berkontribusi pada rusaknya ketiga komponen itu, pengurangan inflamasi juga merupakan salah satu fokus utama.

Penelitian dari Kang menunjukan bahwa aktivasi radical bebas mitogen-activated protein kinase menyebabkan dihasilkannya kolagenase yang berfungsi untuk degradasi kolagen. Meskipun kebanyakan produk dan prosedur antiaging  adalah untuk menyelamatkan kolagen, elastin dan HA, produk yang berisi komponen itu kurang begitu efektif karena tidak bisa penetrasi epidermis dengan efektif. Namun, beberapa produk dapat memicu produksi komponen tersebut. Sintesis kolagen bisa dipicu oleh penggunaan retinoid, vitamin C, dan peptide tembaga. Pada model hewan, retinoid dapat meningkatkan produksi HA dan elastin. Vitamin C untuk kolagen sedangkan suplemen glukosamin mungkin meningkatkan kadar HA. Penggunaan tabir surya, mengurangi eksposure matahari, rokok, dan polusi, meminum suplemen antioxidan, dan diet kaya buah dan sayuran bisa mencegah dan mengurangi penuaan. Penggunaan retinoid dapat mengurangi kerutan yang tidak diinginkan.

Seiring dengan proses penuaan alami, ada perubahan dalam lapisan kulit. Hal ini mencakup penipisan lapisan, yang dapat mengakibatkan kulit longgar sehingga tidak sekuat dan selembut dulu. Garis dan celah, lebih dikenal sebagai keriput, dapat berkembang. Seiring dengan bertambah usia, semuanya memperlambat sedikit, seperti produksi minyak yang melembabkan kulit dan memberikan  nutrisi. Bahkan lemak menjadi berkurang, sehingga bantalan berkurang.2
Kelamaan, sel-sel epidermis menjadi lebih tipis dan kurang lengket. Sel-sel tipis membuat kulit tampak terlihat lebih tipis. Penurunan kelengketan sel mengurangi efektivitas fungsi sawar yang memungkinkan kelembaban akan dilepas, bukannya disimpan di kulit sehingga kulit kering. Jumlah sel epidermis berkurang sebesar 10% per dekade dan membelah lebih lambat seiring dengan bertambahnya usia membuat kulit kurang mampu memperbaiki dirinya sendiri dengan cepat.

Pengaruh penuaan pada lapisan dermal signifikan. Tidak hanya penipisan lapisan kulit, tapi juga kurangnya kolagen diproduksi, dan serat elastin yang memberikan elastisitas aus. Perubahan ini menyebabkan kulit berkerut dan melorot. Juga, kelenjar sebasea menjadi lebih besar tapi menghasilkan sebum kurang, dan jumlah kelenjar keringat menurun. Kedua perubahan ini menyebabkan kulit kering.

Tonjolan dari dermal-epidermal junction semakin rata sehingga kulit lebih rentan untuk geser. Proses ini mengurangi jumlah nutrisi yang tersedia untuk epidermis dengan mengurangi luas permukaan kontak dengan dermis sehingga mengganggu proses perbaikan normal kulit.

Pada lapisan subkutan sel-sel lemak menjadi lebih sedikit sejalan usia. Hal ini menyebabkan keriput terlihat lebih banyak dan kendur, karena sel-sel lemak tidak dapat “mengisi” kerusakan dari lapisan lainnya.3

Faktor yang mempengaruhi2,4
Genetika

Genetika merupakan faktor utama penuaan.  Ada keluarga yang lebih cepat tua, ada yang lebih lambat. Namun faktor-faktor lain juga dapat memiliki dampak meliputi tingkat stres yang sering dihadapi. Gaya hidup bahagia dan sehat adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga penampilan muda.

.
Ekspresi Wajah
Ekspresi wajah berulang-ulang pada akhirnya dapat mengakibatkan pembentukan garis-garis halus dan kerutan. Saat penuaan berlanjut, elastisitas kulit berkurang dan sulit kembali. Oleh karena itu, garis-garis ini bisa menjadi permanen.

Efek Penuaan dan Keriput Oleh Matahari

Paparan sinar ultraviolet, UVA atau UVB, merupakan penyebab 90% dari gejala penuaan kulit dini. Sebagian besar dari efek photoaging terjadi pada usia 20. Jumlah kerusakan pada kulit yang disebabkan oleh matahari ditentukan oleh jumlah total paparan radiasi dan perlindungan pigmen seseorang.

Efek sinar matahari pada epidermis
Perubahan pada epidermis yang disebabkan oleh matahari termasuk penipisan epidermis dan pertumbuhan lesi kulit.

Listen

Read phonetically

 

Efek sinar matahari pada dermis
Dalam dermis, efek matahari menyebabkan kolagen terpecah lebih cepat. Sinar matahari merusak serat kolagen dan menyebabkan akumulasi elastin yang abnormal. Saat elastin yang terinduksi matahari terakumulasi, enzim yang disebut metaloproteinase diproduksi dalam jumlah besar. Biasanya, metaloproteinase merombak kulit yang terluka oleh matahari serta membentuk kembali kolagen. Namun, proses ini tidak selalu bekerja dengan baik dan beberapa metaloproteinase sebenarnya memecah kolagen. Beberapa MMPs (misalnya, kolagenase) terlibat dalam degradasi matriks ekstraseluler selama remodeling jaringan. Hasil dari pembentukan serat kolagen yang tidak teratur dikenal sebagai solar scar. Proses pembentukan yang tidak sempurna ini jika terjadi terus menerus dapat menyebabkan keriput semakin berkembang.5

Radikal bebas dan Keriput

Proses ini dapat merusak fungsi sel dan mengubah bahan genetik. Radikal bebas keriput juga mengaktifkan metaloproteinase yang memecah kolagen.

 

Efek Hormon dan Keriput
Kemungkinan bahwa ada perubahan kulit sebagai akibat dari efek hormonal menopause atau penurunan produksi estrogen. Namun, penelitian pada manusia masih sulit membedakan mana perubahan kulit khusus akibat estrogen menurun dan mana perubahan kulit akibat paparan sinar matahari atau penuaan alami saja. Dalam percobaan binatang, kekurangan estrogen dapat memicu pengurangan kolagen sebanyak 2% per tahun dan penurunan ketebalan kulit 1% per tahun.

Penggunaan otot dan Keriput
Kebiasaan ekspresi wajah menyebabkan kulit berkerut seperti kehilangan elastisitas. Garis kerutan antara alis dan sudut-sudut mata berkembang dari otot-otot kecil di daerah tersebut yang secara permanen berkontraksi.

Gravity dan Keriput
Efek gravitasi membuat melonggarnya kulit. Hal ini menyebabkan rahang dan kelopak mata melorot.

Merokok6

Beberapa penelitian masih kontroversial, namun studi semakin banyak yang menyatakan bahwa asap rokok menuakan kulit. Kebanyakan erat kaitannya dengan dihasilkannya enzim yang memecah kolagen dan elastin, komponen penting dari kulit. Studi saudara yang dilakukan di Twin Research Unit di St Thomas Hospital di London menemukan saudara atau saudari yang merokok cenderung memiliki kulit yang lebih kusut dan sampai dengan 40% lebih tipis dibandingkan non perokok. Selain itu, setiap bibir melipat untuk menghisap rokok, garis yang terbentuk pada wajah bertambah.

Tidur

Ketika seseorang tidak mendapatkan cukup tidur, tubuh memproduksi kortisol berlebih, suatu hormon yang memecah sel-sel kulit. Jika tidur cukup,tubuh akan memproduksi lebih banyak HGH (hormon pertumbuhan manusia), yang membantu kulit tetap tebal, lebih “elastis”, dan cenderung keriput.

 

Pencegahan Kerut2

Keriput mungkin tidak dapat dicegah semuanya, tapi ada banyak yang dapat dilakukan adalah memperlambat mereka. Pencegahan lebih baik dilakukan sedini mungkin. Perlindungan dari sinar ultraviolet matahari selalu penting, khususnya di tengah hari ketika sinar terkuat mereka.

Diet yang mencakup banyak buah-buahan dan sayuran akan memberikan antioksidan alami. Pencegahan kerutan sebaiknya menyertakan penggunaan tabir surya dan pelembab bersama dengan diet sehat dan rutin berolahraga.

Penelitian dari Universitas Tokyo menyatakan bahwa oksigen mungkin membantu mengurangi pembentukan kerutan dengan mengurangi kerusakan jaringan yang dilakukan oleh sinar UVB. Dalam studi tersebut, tikus yang ditempatkan dalam ruang oksigen setelah terpapar radiasi UVB mengalami kerutan lebih sedikit dan menunjukkan tanda-tanda kerusakan jaringan lebih sedikit daripada tikus yang terkena radiasi UVB saja.7,8

Perlindungan Kulit dan Tabir Surya9

Perlindungan terhadap sinar matahari bisa dilakukan dengan:

  • Mengurangi aktivitas di bawah sinar matahari, terutama antara jam sinar matahari puncak 10 pagi dan 3:00.
  • Memakai pakaian pelindung, termasuk topi bertepi lebar, kemeja dengan lengan yang menutupi lengan, dan rok panjang atau celana dengan kaki panjang.
  • Menggunakan tabir surya pelindung untuk meminimalkan penetrasi ultraviolet matahari (UV) sinar.

Tabir surya adalah setiap zat atau bahan yang melindungi kulit dari radiasi UV.

 

SPF9,10

SPF, singkatan untuk Sun Protectin Factor, merupakan angka seperti 15, 30, atau 50 yang menunjukkan tingkat proteksi terbakar sinar matahari diberikan oleh tabir surya. Sinar UVA mungkin tidak menyebabkan kulit terbakar langsung tapi berisiko menyebabkan kerusakan akibat sinar matahari dan resiko kanker kulit dari waktu ke waktu. Sementara, sinar UV B memang sudah dikenal sebagai sinar yang bisa menyebabkan kulit terbakar.

SPF lebih terkait dengan jumlah paparan sinar matahari bukan hanya panjang paparan sinar matahari. Jumlah paparan sinar matahari tergantung pada sejumlah faktor termasuk lama paparan, waktu, lokasi geografis, dan kondisi cuaca.

SPF kadang menjadi tidak efektif jika penggunaan tidak sesuai dosis (seperti terlalu sedikit). Penggunaan tabir surya sebaiknya diulangi tiap dua jam jika berada lama di luar ruangan. Dibutuhkan 20-30 menit untuk tabir surya untuk diserap oleh kulit, sehingga harus diterapkan setidaknya setengah jam sebelum pergi di bawah sinar matahari. Orang dengan kulit sensitif dan harus menghabiskan banyak waktu di luar rumah harus selalu diterapkan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih.

Kandungan tabir surya

Tabir surya biasanya mengandung zinc oxide atau titanium dioksida yang melindungi terhadap UVB dan UVA. Namun, zinc oxide mengeblok lebih banyak radiasi UV dari titanium dioksida sehingga disukai. Beberapa tabir surya kimia juga dapat menghalangi sinar UVA. Octocrylene adalah kimia dikenal sebagai sinamat yang telah baik sebagai penyerap UVA-dan UVB. Begitu juga dengan benzophenones (seperti avobenzone).

Masalah yang timbul pada kulit akibat sinar matahari juga dapat diatasi dengan pengobatan dermatologis. Pengobatan yang diaplikasikan langsung ke kulit biasanya lebih efektif. Berikut ini adalah cara-cara yang dapat digunakan untuk mengobati dampak penuaan dan photoaging:11

  • Injeksi Toksin Botulinum

Injeksi boutilnum pada wajah akan mempengaruhi saraf yang memblokade otot menyebabkan imobilisasi lokal pergerakan otot. Imobilisasi ini mencegah pembentukan garis-garis kerut dan keriput ketika pasien mengerutkan dahi.

Hasil pengobatan ini bertahan 3-4 bulan.

  • Injeksi Kolagen

Sebagian besar kolagen yang digunakan untuk pengobatan cara ini berasal dari binatang. Orang yang alergi terhadap kolagen sapi atau zat mirip kolagen dapat donor sendiri dari pasien atau jaringan donor. Efek injeksi kolagen dapat bertahan 3-12 bulan.

  • Produk-produk OTC (Over-the-counter)

Produk ini mengandung retinol (keluarga vitamin A), AHA, antioksidan seperti vitamin C dan E serta pelembab dapat mengurangi munculnya garis-garis halus dan keriput.

Antioksidan yang digunakan secara topikal terutama vitamin C dan E, berfungsi untuk membantu sel-sel memperbaiki kerusakan kulit akibat radikal bebas yang disebabkan radiasi UV dan rokok.

Nutrisi Anti Kerutan12

  • Salmon

Salmon bersama dengan ikan air dingin lainnya bisa menjadi sumber asam lemak esensial yang dikenal sebagai omega-3. Asam lemak esensial membantu pemeliharaan kulit dan tetap gemuk dan muda serta mengurangi keriput.

  • KedelaiListen
  • ·Read phonetically

Dalam satu studi manusia terbaru, yang dipublikasikan dalam European Journal of Nutrition, diaporkan bahwa suplemen berbahan dasar kedelai meningkatkan struktur kulit dan ketegasan setelah hanya enam bulan penggunaan.

  • Kakao

Dalam studi yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition pada tahun 2006, peneliti menemukan kakao mengandung flavanols tinggi (epicatchin dan catechin) yang melindungi  dari kerusakan akibat sinar matahari, meningkatkan sirkulasi untuk sel kulit, memperbaiki hidrasi, dan membuat kulit terlihat dan terasa halus .

  • Buah dan Sayuran
  • ·Listen

Read phonetically

Yang utama adalah adanya antioksidan. Senyawa ini melawan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas sehingga membantu kulit terlihat lebih muda dan lebih bercahaya, dan melindungi terhadap efek dari beberapa photoaging.

  • Alpha-hydroxy acids (AHA)
  • ·Listen

Read phonetically

Asam buah alami ini mengangkat lapisan atas sel-sel kulit mati, mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan, khususnya di sekitar mata. Bukti baru menunjukkan bahwa dalam konsentrasi yang lebih tinggi, AHA dapat membantu merangsang produksi kolagen.

  • Retinoid

Perlakuan topikal disetujui FDA untuk mengatasi keriput adalah tretinoin, yang dikenal secara komersial sebagai Retin A. Krim ini mengurangi garis-garis halus dan kerutan besar, dan perbaikan kerusakan akibat sinar matahari. Retinol adalah bentuk alami vitamin A yang banyak ditemukan dalam produk ‘over-the-counter’. Studi menunjukkan bahwa dalam formula stabil, dalam konsentrasi tinggi, mungkin sama efektifnya dengan Retin A, tanpa efek samping, seperti membakar kulit dan kepekaan.

  • Vitamin C

Studi di Tulane University, antara lain, telah menemukan bahwa pemberian vitamin C topikal dapat meningkatkan produksi kolagen, melindungi terhadap kerusakan dari sinar UVA dan UVB, masalah pigmentasi, dan memperbaiki kondisi kulit inflamasi. Sampai saat ini, sebagian besar poin penelitian menyatakan vitamin C dalam bentuk asam L-askorbat sebagai yang paling ampuh untuk mengatasi kerut.

Menghilangkan kerutan dengan bahan alami13

Madu

Madu dibalurkan sedikit ke wajah, dan biarkan selama 25-30 menit. Basuh dengan air hangat, baru disegarkan dengan air dingin.

Pisang

Pisang dibuat krim, lalu dibalurkan di wajah selama 30 menit.

Minyak kelapa

Minyak kelapa murni mampu mengangkat kulit kering yang menimbulkan keriput dan mempertahankan kekencangan kulit wajah.

Nanas

Nanas diusapkan ke daerah yang bermasalah seperti sekitar mulut maupun mata. Dibiarkan mengering sampai 20 menit.

Listen

Read phonetically

Daftar Pustaka

1Wolff K, et al. Dermatology in General Medicine: Cosmetic Dermatology.Mc Graw Hill: USA. 7th ed. 2008. p. 2363-4.

2Allen D. Physiology of Wrinkles. Diunduh dari http://www.livestrong.com/article/214896-physiology-of-wrinkles/. Diakses19 Oktober 2010.

3Brannon H. What Causes Wrinkles. Diunduh dari http://dermatology.about.com/cs/beauty/a/wrinklecause.htm. Diakses 19 Oktober 2010.

4Brannon H. What Causes Wrinkles. Diunduh dari http://dermatology.about.com/cs/beauty/a/wrinklecause_2.htm. Diakses 19 Oktober 2010.

5Diwan JJ. Diunduh dari http://www.rpi.edu/dept/bcbp/molbiochem/MBWeb/mb2/part1/protease.htm. Diakses 19 Oktober 2010.

6Bouchez C. 23 Ways to Reduce Wrinkles. Diunduh dari http://www.webmd.com/skin-beauty/features/23-ways-to-reduce-wrinkles. Diakses 20 Oktober 2010.

7Kawada S, Ohtani M, Ishii N. Increased oxygen tension attenuates acute ultraviolet-B-induced skin angiogenesis and wrinkle formation. Diunduh dari http://ajpregu.physiology.org/cgi/content/full/299/2/R694?maxtoshow=&hits=10&RESULTFORMAT=&fulltext=wrinkles&searchid=1&FIRSTINDEX=0&sortspec=relevance&resourcetype=HWCIT. Diakses 19 Oktober 2010.

8Bethesdha MD. Hyperoxia May Slow Formation of Wrinkles. Diunduh dari http://www.the-aps.org/press/releases/10/15.htm. Diakses 19 Oktober 2010.

9Stoppler MC. Sun Protection and Sunscreen. Diunduh dari http://www.medicinenet.com/sun_protection_and_sunscreens/article.htm. Diakses 20 Oktober 2010

10Rockoff A. Wrinkles. Diunduh dari http://www.medicinenet.com/wrinkles/article.htm. Diakses 20 Oktober 2010.

11Medicastore. Anti Aging atau Anti Penuaan. Diunduh dari http://medicastore.com/ser-c/anti_aging.htm. Diakses 19 Oktober 2010.

12Bouchez C. 23 Ways to Reduce Wrinkles. Diunduh dari http://www.webmd.com/skin-beauty/features/23-ways-to-reduce-wrinkles. Diakses 20 Oktober 2010.

13Intan. Tips Menghilangkan Keriput Dengan Bahan Alami. Diunduh dari http://www.dechacare.com/Tips-Menghilangkan-Keriput-Dengan-Bahan-Alami-I436.html. Diakses 19 Oktober 2010.

 

Medicinesia

Sebuah website yang didedikasikan untuk mahasiswa kedokteran maupun ilmu kesehatannya lainnya di Indonesia.